Prodi PGMI FITK IAIN Ambon Baku Bantu Gempa Maluku

26 Oct

Prodi PGMI FITK IAIN Ambon Baku Bantu Gempa Maluku

Baku Bantu Gempa Maluku.Tepat satu bulan setelah kejadian gempa dengan skala 6,8 SR yang melanda kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan SBB, aktivitas masyarakat di lokasi yang terkena dampak gempa belum spenuhnya menunjukkan tanda-tanda rutinitas yang normal seperti sediakala. Bahkan hampir setiap hari masyarakat senantiasa diliputi rasa cemas dan was-was akibat gempa susulan yang masih terus terjadi (bahkan hingga kunjungan ini dilakukan, telah terjadi sebanyak -+ 1800 an kali gempa susulan dengan kategori yang dirasa dan tidak dirasakan) akibatnya aktivitas vital masyarakat seperti di pasar, transportasi/mobil angkutan antara daerah dan bahkan aktivias pendidikan mengalami kemacetan kalo tidak disebut lumpuh untuk beberapa waktu. Selama rentan waktu itu pula, kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah yang ada d kota Ambon dan sekitarnya sempat diliburkan termasuk kegiatan perkuliahan di kampus IAIN Ambon sempat tidak berjalan normal di 3 minggu pertama ketika banyak mahasiswa yang pulang kampung, ditambah dengan kondisi gedung perkuliahan yang retak, serta mengkhawatirkan. Akhirnya, selama itu juga tidak sdikit mahasiswa yang libur dan meliburkan diri dikampung asal.

Minggu/6 – 8 Oktober 2019, TIM RELAWAN POSKO “Baku Bantu Gempa Maluku” yang  dikoordinatori oleh Nurlaiha Ibrahim (Dosen PGMI)  Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Ambon dengan melibatkan beberapa organisasi mahasiswa dan pemuda yang terdiri atas; JAKFI (Jaringan Aktivis Filsafat Islam) Maluku, KOHATI Sejajaran IAIN Ambon, HIPMAHBH, HMJ PGMI IAIN Ambon dan KPA PEWELA melakukan distribusi bantuan di beberapa lokasi terkena dampak gempa Maluku (Ambon, SBB & Maluku Tengah) yang melanda beberapa daerah di masing-masing Kabupaten tersebut di atas pada tanggaal 26 September 2019 lalu. Distribusi bantuan dilakukan pertamakali (selain dusun Aer Salak Waeheru pada tanggal 5 Oktober) adalah di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) atas beberapa pertimbangan urgen dan sifatnya segera, diantaranya ialah persoalan akses distribusi bantuan  yang belum merata ke dusun dan desa  yang terkena dampak bencana di SBB serta keterbatasan jumlah TIM relawan yang tersebar di semua pusat lokasi pengungsian masyarakat terkena dampak gempa (Psikis maupun fisik).

Adapun desa-desa yang menjadi lokasi penyaluran bantuan di tanggl 6 – 8 tersebut adalah di Gemba (terdiri atas 4 Dusun: Sidodadi,Trimulyo, Waimital, Srimulyo), Desa Talaga, Desa Waihatu & masyarakat Dusun Leamahu Desa Kairatu yang berada di lokasi pengungsian Rindam, dimana semua daerah tersebut merupakan lokasi yang cukup dekat dengan pusat patahan gempa utama – Kairatu SBB-. 

Sabtu/26 Oktober 2019, Kunjungan dan silaturrahmi ini dilakukan di dua lokasi pengungsian yang berbeda yakni dekat tenda mahasiswa prodi PGMI berada. Silaturrahmi dilakukan sebagai bentuk solidaritas, simpati serta dukungan moral kepada teman-teman mahasiswa Prodi PGMI yang terkena dampak gempa di Desa Liang & Tulehu. Karena selama sebulan itu pula, masing-masing mahasiswa yang dikunjungi ini baru sekali mengikuti proses perkuliahan, hal ini akibat dari lokasi pengungsian yang jauh dengan jalan utama (tempat lewatnya angkutan umum) antara lokasi pengungsian di Desa liang (Bum-bum) ke Ambon, serta jarak antara lokasi pengungsian Tulehu ke Ambon dan sebaliknya. Sisi lain, persoalan jarak juga membuat para orangtua dari mahasiswa merasa khawatir untuk melepaskan anak-anak mereka ke kampus dalam kondisi masih sering terjadi gempa-gempa susulan yang hampir mengguncang di setiap hari.

Silaurrahmi dengan keluarga Emawati Wael di Desa Liang. Tampak pada gambar ketua Jurusan (baju kuning), Nurlaiha Ibrahim Dosen dari mahasiswi yang dikunjungi (Jaket Pink), Yuni (menggunakan tongkat), dan Fatimah Uwen adalah teman-teman kelas dari Emawati Wael.

Sebagai akhir dari silaturrahmi dan perjumpaan, dalam kunjungan ini ketua prodi beserta rombongan memberikan penyerahan sembako berupa;  beras, telur ayam dan minyak goreng saset untuk Kepala keluarga dari salah satu mahasiswa PGMI semester 1 a.n. Jawiyah Lestaluhu. Dengan harapan semoga kunjungan ketua Prodi, teman-teman kelas dan TIM Relawan bisa sedikit meringankan beban dan menambah semangat kuliah untuk mahasiswa kuliah dan semangaat untuk menjalani hari-hari berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *