Guru Pendidikan Agama Islam

1)    Mampu mendesain pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diintegrasikan dengan kebudayaan lokal dan teknologi dengan pendekatan multikultural dalam bentuk silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran,  program tahunan, dan program semester.

2)    Mampu menganalisis pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diintegrasikan dengan kebudayaan lokal dan teknologi dengan pendekatan multikultural berdasarkan teori-teori pembelajaran.

3)    Mampu melaksanakan pembelajaran dalam bidang Pendidikan Agama Islam yang diintegrasikan dengan kebudayaan lokal dan teknologi dalam bingkai multikultural dalam bentuk microteaching di kampus dan real teaching di sekolah/madrasah.

4)    Mampu mendemonstrasikan metode/strategi, media dan sumber belajar, serta penilaian dan evaluasi  mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah/madrasah.

5)      Mampu mengevaluasi pembelajaran dalam bidang Pendidikan Agama Islam yang diintegrasikan dengan kebudayaan dan teknologi dalam bingkai multikultural dalam bentuk instrumen penilaian pengetahuan, sikap dan ketrampilan.

6)      Mampu menguraikan konsep-konsep teoritis dan landasan keilmuan pendidikan secara mendalam sebagai titik tolak dalam pengembangan potensi keagamaan peserta didik untuk mencapai standar kompetensi yang ditetapkan.

7)      Mampu menguraikan kajian tematik Pendidikan Agama Islam berdasarkan Qur’an-Hadis, Akidah-Akhlak, Fiqih, dan Sejarah dan Kebudayaan Islam.

8)      Mampu menguraikan teori-teori pengembangan kurikulum, metode/strategi, media dan sumber belajar, serta penilaian dan evaluasi  mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah/madrasah

9)    Mampu menggunakan Bahasa Indonesia dan Asing seperti Bahasa Arab dan Inggris secara aktif maupun pasif dalam perkembangan dunia kerja.

Peneliti Pendidikan Agama Islam

1) Mampu mendesain rancangan penelitian dalam bidang Pendidikan Agama Islam yang diintegrasikan dengan kebudayaan dan teknologi dalam bingkai multikultural dalam bentuk proposal penelitian. 2) Mampu menganalisis metodologi penelitian baik kualitatif maupun kuantutatif dalam bidang Pendidikan Agama Islam yang diintegrasikandengan kebudayaan dan teknologi dalam bingkai multicultural 3) Mampu melaksanakan penelitian dalam bidang Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan ilmu pendidikan Islam, kebudayaan dan teknologi dalam bingkai multikultural, baik penelitian lapangan maupun penelitian kepustakaan. 4) Mampu menganalisis hasil penelitian Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan ilmu pendidikan Islam, kebudayaan dan teknologi dalam bingkai multikultural 5) Mampu menguraikan Teknik-teknik publikasi hasil penelitian Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan ilmu pendidikan Islam, kebudayaan dan teknologi dalam bingkai multikultural secara online. 6) Mampu mempublikasikan hasil penelitian Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan ilmu pendidikan Islam, kebudayaan dan teknologi dalam bingkai multikultural, dalam bentuk skripsi, jurnal, buku, dan diunggah dalam laman website.

Konselor (bidang Pendidikan Agama Islam di Sekolah dan Madrasah)

1)      Mampu mendesain program konseling di sekolah/madrasah dalam bentuk pembinaan terhadap siswa tingkat dasar dan menengah, maupun pengembangan Lembaga Pendidikan Islam

2)      Memberikan pelayanan konsultasi lembaga Pendidikan di tingkat dasar dan menengah dalam bentuk kebijakan, perencanaan dan pengembangan.

3)    Mampu memberikan solusi dalam bidang Pendidikan Agama Islam secara mandiri dan kolektif untuk memperoleh hasil pembelajaran yang bermutu

4)    Mampu menguraikan konsep-konsep bimbingan dan konseling dalam Pendidikan Agama Islam
5) Mampu memberikan bimbingan akademik, karir dan hubungan
kemasyarakatan terhadap siswa tingkat dasar dan menengah..

Edu-Enterpreneur

(Pengelola bimbel, layanan pendidikan, dll.)

1)      Mampu mendesain business plan dalam bidang Pendidikan Islam dalam bentuk Lembaga kursus, bimbingan belajar, dan TPQ.

2)        Mampu mengaplikasikan berdasarkan desain  business plan dalam bidang Pendidikan Islam dalam bentuk Lembaga kursus, bimbingan belajar, dan TPQ.

3)        Mampu mendesain  business plan berbasis budaya local Maluku seperti pella gandong dalam bentuk Lembaga kursus, bimbingan belajar, dan TPQ.
4) Mampu melaksanakan  business plan berbasis budaya local Maluku
seperti pella gandong dalam bentuk Lembaga kursus, bimbingan belajar, dan TPQ.