Kumpulan Opini Mahasiswa PRODI PAI FITK IAIN Ambon

Kumpulan Opini ini merupakan hasil buah pikir Mahasiswa Prodi PAI Kelas B Semester V FITK IAIN Ambon

“Menurut saya pembelajaran atau proses pembelajaran yang sukses adalah tercapainya peserta didik Yang kreatif dalam berfikir dan berperilaku. Yang dimaksud dengan kreatif dalan berfikir adalah mencari hal-hal baru (rasa ingin tahu) dengan cara Yang menyenangkan dan selalu berfikir positif, selogannya ‘dari masalah menjadi solusi’. Sedangkan kreatif dalam berperilaku iyalah, dewasa mengambil sikap dalam segala keadaan. Jadi seorang guru harus merangsang, mendorong serta memotifasi siswa dengan cari menjadi suri Tauladan yang baik dan benar”. (umiati masiri, 2019)

“pembelajaran yang ideal adalah pembelajaran yang mampu menghasilkan sebuah hasil yang memuaskan bagi guru maupun siswa, pembelajaran yang ideal juga mampu menumbuhkan kreatifitas peserta didik dalam sebuah pembelajaran, seorang pendidik jika dirinya mampu dan berhasil dalam mendidik peserta didiknya dia akan di katakan pendidik yang ideal, yang di maksud keberhasilan seorang pendidik adalah terlaksanakannya keinginan seorang pendidik agar peserta didiknya sukses dan berhasil dalam pencapaian dan cita-citanya”. (Darojatun Marfuah, 2019)

“Pembelajaran yang ideal adalah pembelajaran yang bisa membuat peserta didiknya bisa menikmati pembelajaran itu dengan guru yang sebagai fasilitatornya. Walaupun guru bertindak sebagai fasilitator, tapi dia tidak sepenuhnya melepas tanggung jawab untuk mendidik peserta didik. Ideal di sini lebih merujuk pada keaktifan siswa yang mana siswa tersebut jika di minta untuk menyuarakan argumennya, maka dia dapat melakukannya dengan penuh tanggung jawab dan keberanian. Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai oleh seorang guru harus bisa di realisasikannya dengan menggunakan metode yang dikuasainya. Metode tersebut harus bisa untuk membuat peserta didik menjadi aktif di dalam kelas, bukannya malah membuat mereka bosan dan mereka akan menganggap bahwa materi yang dibawakan oleh guru itu bosan. Jadi harus membuat mereka menikmatinya dengan sepenuh hati. Jika peserta didik merasa pembelajaran itu tidak membosankan maka mereka akan mengganggap bahwa pembelajaran itu ideal”. (Aprianti, 2019)

“Pembelajaran yang ideal adalah seorang guru dapat menjadi contoh yang baik kepada peserta didik dan mampu menjadi motivator yang baik. Motivasinya yaitu rajinlah belajar dan jangan pernah berputus asa walaupun kalian jatuh berulang- ulang kali sebab kunci keberhasilan anda ada pada tangan anda sendiri”. (Nurjia Marasabessy, 2019)

“Pembelajaran merupakan interaksi antara seorang pendidik dengan peserta didik dengan menggunakan bahan ajar agar peserta didik dapat memahami apa yang apa yang diajarkan pendidik tersebut. Oleh karena itu, seoarang pendidik memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan generasi yang unggul. Sehingga seoarang pendidik harus dapat menciptakan pembelajaran yang ideal. Kata ideal itu sendiri dapat diartikan sempurna. Kata sempurna ini bukan hanya seorang pendidik harus mengajar dengan sempurna, yaitu mulai dari menguasai materi dan cara interaksi yang baik dengan siswa. Tetapi yang lebih utama adalah memahami karakteristik peserta itu sendiri. Apa yang di cari atau dibutuhkan dari peserta didik. Karena seorang peserta didik itu pastinya di dalam diri mereka sudah terdapat kelebihan atau bakat yang dimiliki. Sehinga seoarang pendidik itu hanya perlu mengembangkan bakat yang mereka miliki. Entah itu bakat kognitif (pemahaman ilmu pengetahuan) ataupun bakat psikomotorik(keterampilan). Namun, menjadi seorang pendidik yang dapat memberikan pembelajaran yang ideal itu bukanlah sesuatu yang mudah ataupun sulit. Karena menjadi pendidik yang ideal itu sendiri membutuhkan proses. Dan didalam proses itulah seoarang pendidik harus dapat mengevaluasi dirinya sendiri. dengan begitu, tahap demi tahap akan dia capai dengan menciptakan pembelajaran yang ideal. Insya Allah”. (Viriyalna Winarto, 2019)

“Menurut saya  Seorang guru harus memahami krakteristik perserta didik. Agar seorang guru mampuh memilih metode susuai dengan kondisi perserta didik..dan mampuh mengelolah kelas dengan berbagai startegi .agar suasana kelas tidak menjadi pasif melainkan ada interaksi antara guru dan peserta didik atau perserta didik dan peserta didik. Dan jika ada kesalapaham antara peserta didik .maka guru tersebut memberikan nasehat sosial. Agar peserta didik saling menghargai pendapat teman nya yang lain”, (Karyati Buton, 2019)

“Keberhasilan seseorang di tandai dengan adanya motivasi a motivasi dari seorang guru.pentingnya motivasi dari seorang guru di mana setiap hari guru berhadapan langsung dan mengajar siswa guru bukan hanya mengajar tetapi memberimotivasi kepada siswa motivasi seorang guru berfungsi menggerkan tingka laku seseorang,besar atau kecilnya motivasi yang ada pada diri siswa akan me nentukan lambatnya atau pekerjaan seorang siswa .karena motivasi menentukan tingkat keberhasilan seseorang sebab apabila belajar tanpa di iringi dengan adanya motivasi kemungkinan kecil sulit untuk mencapai keberhasilan secara optimal” (Diati, 2019)

“Setiap proses yang dilewati oleh setiap manusia adalah proses dari pembelajaran, karena pembelajaran adalah sesuatu proses yang akan membuat seseorang untuk menjadi lebih uunggul dari dirinya yang sebelumnya. Sejatinya setiap manusia ketika dilahirkan suda mempunya talentanya masing-masing, tinggal bagaimana dalam setiap proses pembelajarannya dia bersungguh-sungguh. Karena sejatinya hal pertaama yang membuat seseorang untuk meraih kesuksesan adalah dengan belajar. Dan faktor yang memicu ketidak suksesan seseorang adalah karena malas. Mengingat sekarang kita sudah berada pada era dimana semua serba instan. Apapun tugas-tugas yang kita cari semua sudah tersediah di google. Tapi itu bukan menjadikan kita untuk bermalas-malasan. Tapi itu untuk lebih mempermudahkan kita untuk belajar”. (Endang, 2019)

Dibalik siswa yang hebat terdapat guru yang hebat

“Artinya bila kita melihat dari suatu sekolah tersebut apabila siswa atau alumni dari sekolah tersebut keluar menjadi orang hebat dan sukses, kerna dibalik kesusuksesan mereka terdapat peran dari seorang guru yang hebat juga. Oleh kerna itu menurut saya peran seorang guru itu sangat penting dalam keberhasilan seorang siswa, Makanya itu guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembelajaran bersama siswa. Kerna bagi saya mustahil seorang siswa itu sukses atau berhasil tanpa bantuan/dorongan dan penyemangat dari seorang guru. Oleh kerna itu kesuksesan seorang siswa adalah jasa dari seorang guru. Kerna mustahil seorang seorang itu sukses, mustahil seorang itu menjadi pemimpin tanpa jasa atau bantuan dari guru” (Syamsul Muhammad, 2019)

“Pembelajaran yang ideal menurut saya sendiri adalah sebuah proses yang terjadi dalam satu forum atau kelas dimana dalam forum itu ada yang namanya peserta didik yang di kendalikan oleh seorang pendidik atau guru agar proses pembelajaran tersebut dapat mencapai target yang di inginkan. Untuk mencapai target yang di inginkan disitulah guru berperan untuk menjadi apa saja dalam forum atau kelas tersebut.

Maksud berperan dalam apa saja adalah disitu guru bisa menjadi orang tua, motivator penasahat ataun teman untuk peserta didik yang ia didik, dengan tujuan agar peserta didik tadi tidak ada rasa takut dalam berpendapat bertanya ataupun berbgi cerita yang ia punya kepada pendidik. Untuk menjadikan pembelajaran yang ideal pendidik harus kreatif dalam memilih metode dalam menyampaikan materi agar peserta didik tidak jenuh degan apa yang kita bawakan. Karena kejenuhan itulah yang harus di perhatikan oleh pendidik agar pembelajaran yang ideal tercapai. Karena di balik kesuksesan pendidik terdapat guru yang hebat” (Rosyani Tomia, 2019)

“Keberhasilan atau kesuksesan seseorang dalam pendidikan tergantung bagaimana cara dia dalam berproses dalam pendidikan tersebut dan pendidikan adalah solusi utama dalam menumbuhkan atau mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi generasi yang siap dipakai dan mampu menghadapi tantangan perubahan sosial dan masyarakat” (Abdul Wahid, 2019)

“Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidikan dan sumber belajar pada suatu yang lingkungan belajar pembelajaran merupakanbantuan yang di berikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengatahuan, penguasaan dan kemahiran dan tabiat serta pembentukan sikap dan kepercayaan kepada peserta didik” (Muhammad Latuwael, 2019)

“Pembelajaran ideal adalah pendidikan yang tidak hanya mengajarkan tentang soal kerja, tetapi mengajarkan tentang kehidupan. Sebab, dengan mengajarkan tentang kehidupan tersebut, siswa akan mengetahui siapa dirinya. Yang namanya manusia akan merindukan sesuatu yang namanya kesuksesan, namun kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya tanpa melalui proses perjuangan. Pendidika merupakan salah satu tolak ukur dari sebuah kesuksesan, namun di dalam dunia pendidikan seorang peserta didik pasti membutuhkan pengajar yang kreatif dan profesional agar dapat mendapatkan apa yang harus diraih” (Andi Waly, 2019)

“Keberhasilan seorang pelajar terletak pada kemauaan dan kegigihan dalam menempuh pendidikan, pendidikan yangbdi dalamnya begitu banyak poin-poin materi pelajaran. Membuat banyak jutaan manusia berlomba-lomba mengejar pendidikan.!
Dan pendidikan sendiri terus berkembang dan terus maju, itu karena kerja keras dan keberhasilan jutaan pelajar” (Yuniati Ode, 2019)

“Pembelajaran yang ideal yaitu dimna seorng guru harus mampu menjadi seorang motivator yang baik dan handal untuk memotivasi peserta didik agar menjadi baik. Dan untuk menciptakan suasana yang tidak tegang, di peruntukan untuk guru agar tidak terlalu kiler dalam mengajar. Agar peserta didik tidak tertekan sehingga dapat menciptakan suasana yang ceria. Karena keberhasilan seseorang tergantung bagaimana seseorang tetsebut berproses” (Nurlela Tarani, 2019)



LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Might Also Like