Pejabat Perangkat Rektor IAIN Ambon Periode 2020-2024 Dilantik

Published by Admin on

Pejabat Perangkat Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon Periode 2020-2024 secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam jabatan masing-masing oleh Rektor IAIN Ambon, Dr. Zainal A. Rahawarin, M.Si, yang digelar di Lt III Aula Rektorat IAIN Ambon, Rabu, 30 Desember 2020.

Mereka yang dilantik adalah; Prof. Dr. Abdul Khalik Latuconsina, M.Si sebagai Direktur Program Pascasarjana, Prof. Dr. La Jamaah, M.H sebagai Wakil Rektor I, Dr. Husin Wattimena, M.Si sebagai Wakil Rektor II, Dr. M. Faqih Seknun, M.Pd sebagai Wakil Rektor III, Dr. Djumadi, M.H.I sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. Ye Husen Assagaff, M.Fil.I
sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dan Dr. Ridhwan Latuapo, M.Pd.I sebagai Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Rektor dalam sambutannya mengharapkan kepada para pejabat yang sudah dilantik agar dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara profesional sesuai tufoksinya masing-masing. Kepada Direktur Pascasarjana dan tiga dekan di lingkup IAIN Ambon, Rektor berharap agar dapat bekerja bersinergi dengan seluruh bawahannya. Sinergi dengan dosen dan mahasiswa untuk sama-sama membangun kampus IAIN Ambon menjadi lebih unggul ke depan.

Di awal sambutannya, Rektor menegaskan, para pejabat yang telah dilantik kemarin dipilih tanpa tendensi politik apapun, tapi sesuai dengan kemampuan masing-masing pada bidangnya. Struktur kepempinan Rektor ini memang berbeda dari kepemimpinan sebelumnya. Di mana, kursi Wakil Rektor I dipercayakan kepada seorang guru besar, sebaliknya dengan Direktur Pascasarjana.

AMBON, – Pejabat Perangkat Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon Periode 2020-2024 secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam jabatan masing-masing oleh Rektor IAIN Ambon, Dr. Zainal A. Rahawarin, M.Si, yang digelar di Lt III Aula Rektorat IAIN Ambon, Rabu, 30 Desember 2020.

Mereka yang dilantik adalah; Prof. Dr. Abdul Khalik Latuconsina, M.Si sebagai Direktur Program Pascasarjana, Prof. Dr. La Jamaah, M.H sebagai Wakil Rektor I, Dr. Husin Wattimena, M.Si sebagai Wakil Rektor II, Dr. M. Faqih Seknun, M.Pd sebagai Wakil Rektor III, Dr. Djumadi, M.H.I sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. Ye Husen Assagaff, M.Fil.I
sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dan Dr. Ridhwan Latuapo, M.Pd.I sebagai Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Rektor dalam sambutannya mengharapkan kepada para pejabat yang sudah dilantik agar dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara profesional sesuai tufoksinya masing-masing. Kepada Direktur Pascasarjana dan tiga dekan di lingkup IAIN Ambon, Rektor berharap agar dapat bekerja bersinergi dengan seluruh bawahannya. Sinergi dengan dosen dan mahasiswa untuk sama-sama membangun kampus IAIN Ambon menjadi lebih unggul ke depan.

Di awal sambutannya, Rektor menegaskan, para pejabat yang telah dilantik kemarin dipilih tanpa tendensi politik apapun, tapi sesuai dengan kemampuan masing-masing pada bidangnya. Struktur kepempinan Rektor ini memang berbeda dari kepemimpinan sebelumnya. Di mana, kursi Wakil Rektor I dipercayakan kepada seorang guru besar, sebaliknya dengan Direktur Pascasarjana.

Rektor berharap, dengan melantik para pejabat baru untuk mendampinginya ini, IAIN Ambon dapat segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Rijali Ambon, sebagaimana yang sudah dikerjakan oleh kepemimpinan sebelumnya.

Rektor berharap, dengan melantik para pejabat baru untuk mendampinginya ini, IAIN Ambon dapat segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Rijali Ambon, sebagaimana yang sudah dikerjakan oleh kepemimpinan sebelumnya.

“Saya sangat percaya bahwa bapak-bapak yang telah diserahi amanat untuk menjadi pemimpin di lembaga ini, mempunyai kemampuan dan integritas yang baik untuk bekerja demi kemajuan lembaga. Tentu harapan saya ini adalah harapan kita bersama untuk melihat lembaga ini jauh lebih baik ke depan.”

Rektor juga menjelaskan, bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi, IAIN Ambon sesuai dengan yang sudah diprogramkan kepemimpinan sebelumnya, akan mengkantongi fakultas baru, yakni Fakultas Ekonomi dan Manajemen Islam. Selain fakultas dimaksud, juga dalam rangka menjemput UIN, telah disiapkan juga perangkat pembentukan Fakultas Sains dan Teknologi. Sebab, untuk menjadikan IAIN Ambon sebagai Universitas Islam Negeri ke depan, setidaknya harus ada dua fakultas umum, akui Rektor.

Rektor kemudian menitipkan beberapa pesan penting, mulai dari integritas diri setiap pemimpin dan pegawai di lingkup IAIN Ambon. “Kita mengetahui bahwa jabatan ini adalah merupakan sebuah amanah yang kita pertanggungjawabkan dihadapan civitas akademika dan masyarakat. Pertanggungjawaban kita itu bukan hanya sekedar pertanggungjawaban berdasarkan aturan ketika kita diperiksa oleh badan-badan atau lembaga-lembaga pemerintah tetapi kepada Allah SWT. Integritas kita telah disampaikan lewat proses pengambilan sumpah tadi itu. Oleh karena itu, jangan sampai pengambilan sumpah itu kemudian dimaknai hanya sebatas serimonial saja, tapi harus dimaknai dalam melaksanakan tufoksi masing-masing secara profesional dan tertanggungjawab.”

Berikutnya lanjut Rektor, terkait orientasi dan tujuan bersama membangun IAIN Ambon ke depan. “Saya ingin kita untuk membawa Lembaga ini menjadi lembaga yang jauh lebih maju dan berkembang dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia.” Selain itu, tambah Rektor soal inovasi. Rektor menghendaki agar para pejabat yang sudah dilantik kemarin, dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya ke depan lebih unggul dari para pejabat sebelumnya. Terpenting, pekerjaan seluruh pejabat itu tidak terperangkap dalam konsep bertransformasi menjadi UIN, tapi sudah bekerja dalam ruang di mana IAIN Ambon sebagai Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Rijali Ambon.

Sejalan dengan itu, Rektor menghendaki transformasi ke Universitas Islam Negeri bukan berlandaskan kepada lobi-lobi politik semata, tapi terpenting soal kesiapan kemampuan sumber daya manusia, sarana dan prasarana pendidikan dan kependidikan yang memadai. Bagi Rektor, menjadi UIN sudah di depan mata. Hal ini dibuktikan dengan adanya nilai akreditasi A dari Prodi PMH. Selanjutnya, menunggu proses akreditasi Prodi Pendidikan Agama Islam, dan usulan penambahan program studi di Pascasarjana, sebagai syarat minimal. Kalau hal ini sudah terpenuhi, yakin Rektor, maka UIN didapatkan lewat kemampuan akademik di kampus hijau itu.

Banyak hal yang diingatkan Rektor dalam sambutannya, selain tersebut di atas. Beberapa yang dianggap penting di akhir sambutannya, seperti, diinginkan agar seluruh pimpinan dan bawahannya sama-sama menjadi kontrol atas pekerjaannya. Koreksi lainnya kata Rektor, setiap pimpinan harus menjadi contoh kepada bawahannya. Sebab, apabila ada bawahan yang kurang maksimal pekerjaannya, boleh jadi karena pimpinannya kurang maksimal pula. Cermin kepemimpinan ini harus dipraktekkan oleh seluruh pimpinan di lingkup IAIN Ambon. Bagi Rektor, sekiranya jangan ada pejabat yang sudah dilantik kemudian berlaku semena-menanya dengan jabatanya tersebut. Tapi, sebaliknya setelah dilantik dalam jabatannya, harus dapat berlaku adil, bekerja secara tertanggungjawab dan profesional sesuai tufoksinya masing-masing.

Categories: BERITA FITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com